Bupati Mirwan Kukuhkan Pimpinan Baru, MUQ Aceh Selatan Lahirkan Lembaga Pendidikan Islam Baru
PROKOPIM, TAPAKTUAN – Madrasah ‘Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan terus menorehkan prestasi dan menunjukkan kemajuan pesat dalam dunia pendidikan Islam. Pada momentum peringatan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung selama dua hari di lingkungan MUQ Aceh Selatan, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, secara resmi mengukuhkan dua pimpinan lembaga baru di bawah Yayasan ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Kompleks Madrasah ‘Ulumul Qur’an Gampong Panjupian, Tapaktuan, pada Kamis (23/10/2025) itu disaksikan oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh ulama, dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Dr. (Cand.) Tgk. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag. dikukuhkan sebagai Pimpinan Dayah Pesantren Ma’had ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan, sementara Ust. Taufiqurrahman, S.E. dipercaya memimpin TPQ ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan.
Bupati Mirwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah penting dalam upaya memajukan pendidikan Islam yang berintegritas, bersyariat, dan madani di Aceh Selatan.
” Kita ingin lembaga pendidikan Islam menjadi pusat lahirnya generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan mampu berdaya saing global,” tegasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan, Khairul Huda, S.Ag., S.HI, turut menyampaikan apresiasi atas lahirnya TPQ dan Pesantren MUQ ini.
” Semoga menjadi wadah mencetak kader Qurani dan meningkatkan literasi keislaman masyarakat Panjupian dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ust. Taufiqurrahman menyatakan kesiapannya memikul amanah sebagai pimpinan TPQ baru.
” Kami berharap dukungan penuh masyarakat, pemerintah, dan Kemenag agar TPQ ini menjadi tempat belajar Al-Qur’an terbaik dan ternyaman bagi anak-anak kita,” ujarnya penuh harap.
Kehadiran lembaga baru ini semakin memperkuat kiprah MUQ Aceh Selatan yang kini menaungi empat unit pendidikan Islam, yaitu:
1. Pesantren Ma’had ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan,
2. SMP Plus ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan
3. SMA Plus ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan, dan
4. TPQ ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan.
Sejak berdiri pada 8 April 2015, MUQ Aceh Selatan telah melahirkan puluhan santri penghafal Al-Qur’an, dengan 50 santri tercatat menyelesaikan setoran hafalan 30 juz hingga tahun 2025. Hanya dalam dua tahun terakhir, lembaga ini menunjukkan lonjakan tajam dalam capaian akademik dan religius, termasuk meraih Akreditasi B, memenangkan berbagai olimpiade dan MTQ, serta mengantarkan alumninya ke universitas ternama, seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Direktur MUQ Aceh Selatan, Dr. (Cand.) Tgk. Muhammad Ridho Agung, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat revolusi kedisiplinan dan peningkatan mutu SDM demi mendorong MUQ menjadi lembaga pendidikan Islam yang produktif dan modern.
” Kami ingin santri bukan hanya kuat dalam hafalan, tapi juga unggul dalam karakter dan wawasan,” katanya.
Acara pengukuhan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua MPU Aceh Selatan Abon Tgk. H. Teuku Armia Ahmad, Kepala Dinas Syariat Islam Indra Hidayat, M.Ag, Plt. Kadis Pendidikan Dayah Salmi, S.E, Kasdim 0107/Aceh Selatan Mayor Arh. Rahman, serta jajaran SKPK, pengurus yayasan, dan wali santri.
Masyarakat Gampong Panjupian menyambut dengan sukacita berdirinya TPQ ‘Ulumul Qur’an di wilayah mereka. Desa yang dikenal sejuk dan dikelilingi pegunungan itu kini memiliki pusat pendidikan Al-Qur’an yang dekat dan nyaman bagi generasi penerusnya.
Dengan lahirnya dua lembaga baru ini, Madrasah ‘Ulumul Qur’an Aceh Selatan menandai langkah besar menuju dekade keduanya berdikari, berinovasi, dan terus melahirkan generasi Qurani untuk Aceh Selatan yang lebih berdaya dan bersyariat.