Progres Program BASAGA Aceh Selatan, Seluruh Lahan Telah Tanam, Panen Perdana Capai 7,5 Ton per Hektare
[PROKOPIM, TAPAKTUAN – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS, yakni Bajak Sawah Gratis (BASAGA), terus menunjukkan hasil menggembirakan. Program prioritas yang digagas untuk membantu petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional ini kini telah memasuki tahap perkembangan signifikan.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan melalui Kepala Dinas Pertanian Aceh Selatan, H. Nyaklah, melaporkan bahwa seluruh lokasi kegiatan BASAGA tahun 2025 telah selesai ditanami seluruhnya. Panen perdana bahkan telah dilakukan di Kecamatan Trumon Tengah dengan hasil cukup memuaskan. Dari luas areal 18 hektare, produksi gabah mencapai rata-rata 7,5 ton per hektare, menandakan keberhasilan awal dari pelaksanaan program tersebut.
” Alhamdulillah, seluruh lokasi kegiatan BASAGA sudah tanam semua. Saat ini baru Kecamatan Trumon Tengah yang panen, sementara kecamatan lainnya masih menunggu masa panen yang diperkirakan berlangsung pada bulan November dan Desember 2025,” jelas H. Nyaklah, kepada LNC, Sabtu (11/10/2025).
Adapun kecamatan yang tengah menunggu masa panen antara lain Labuhan Haji Timur, Meukek, Sawang, Samadua, Pasie Raja, dan Kluet Tengah, dengan total luas areal program mencapai 991,2 hektare di seluruh Aceh Selatan.
Program BASAGA sendiri merupakan bentuk perhatian serius Bupati Aceh Selatan terhadap sektor pertanian, dengan tujuan membantu petani dalam pengolahan lahan tanpa biaya, sekaligus mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.
Lebih jauh, H. Nyaklah mengungkapkan bahwa tahun 2026 program BASAGA sudah masuk dalam Rencana Kerja (Renja) Dinas Pertanian Aceh Selatan dan akan diperluas pelaksanaannya.
” Insya Allah tahun depan program ini akan kita jalankan di 14 kecamatan yang memiliki lahan sawah. Kita ingin memastikan seluruh petani mendapatkan manfaat dari program ini,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap program BASAGA dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi penggerak utama sektor pertanian daerah, sekaligus kontribusi nyata Aceh Selatan terhadap ketahanan pangan nasional.
” Harapan kita, petani dapat menjaga semangat, meningkatkan kerjasama, dan mengoptimalkan lahan pertanian. Pemerintah hadir untuk membantu dan memastikan pertanian di Aceh Selatan terus maju,” tutup Kadis Pertanian Aceh Selatan.