Plt Sekda Aceh Selatan Tegaskan Layanan Kesehatan dan Damkar Tak Boleh Kendur Pasca Lebaran
PROKOPIM, TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menegaskan tidak ada ruang bagi penurunan kualitas layanan publik pasca libur panjang Idul Fitri. Pesan itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, saat meninjau sejumlah fasilitas vital, Rabu (25/3/2026).
Peninjauan dilakukan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan dan beberapa puskesmas, serta pos kesiapsiagaan pemadam kebakaran di bawah BPBD Aceh Selatan. Fokusnya jelas, memastikan denyut layanan kesehatan dan respons darurat tetap stabil di tengah fase transisi pasca Lebaran.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat usai Idul Fitri, pemerintah daerah memilih tidak mengambil risiko. Diva menegaskan, sektor kesehatan dan kebencanaan adalah dua layanan dasar yang tidak mengenal libur.
“Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas tetap berjalan dengan baik. Begitu juga kesiapsiagaan Damkar harus selalu optimal dalam mengantisipasi potensi kebakaran maupun situasi darurat lainnya,” tegasnya.
Langkah ini juga menjadi implementasi langsung dari kebijakan disiplin kerja aparatur, merujuk pada Surat Edaran Bupati Aceh Selatan serta Kementerian PANRB melalui SE Nomor 2 Tahun 2026.
Tak hanya memeriksa kehadiran, Plt Sekda juga menggarisbawahi kualitas layanan sebagai indikator utama. Ia mengingatkan seluruh ASN agar segera kembali ke ritme kerja normal, mengesampingkan euforia libur panjang, dan memprioritaskan kepentingan publik. Peninjauan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah memilih hadir langsung di lapangan untuk memastikan pelayanan benar-benar berjalan.
” Dengan langkah ini, Pemkab Aceh Selatan ingin mengirim pesan tegas pasca Lebaran bukan alasan untuk melambat. Justru sebaliknya, ini adalah momen untuk memperkuat kepercayaan publik melalui layanan yang sigap, responsif, dan konsisten, ” pungkasnya.